Tampilkan postingan dengan label testimoni amazon plus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label testimoni amazon plus. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juli 2015

Mengurangi Penyakit Parkinson dengan Amazon Plus

Mengurangi Penyakit Parkinson dengan Amazo Plus - Penelitian baru-baru ini mendapati bahwa kafein dan antioksidan dapat berpengaruh besar dalam meringankan gejala penyakit parkinson.

Meski kafein dan penyakit parkinson tampaknya tidak menunjukkan korelasi yang jelas, namun menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Montreal’s McGill University, kafein dapat memperbaiki kondisi penderita penyakit parkinson.

Mereka memberikan 200 mg kafein dan plasebo kepada 61 penderita parkinson yang dipilih secara acak. Itu diberikan sebanyak dua kali sehari selama enam minggu, dan setara dengan empat gelas kopi per hari.

Pada mulanya, penelitian itu bertujuan untuk melihat efek dari kafein terhadap rasa mengantuk yang sering kali dialami oleh penderita penyakit parkinson.

Namun, meski tampaknya tidak banyak berefek pada rasa mengantuk, ternyata kafein memperlihatkan pengaruh yang cukup signifikan pada gejala parkinson yang lain.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan kafein tersebut mengurangi kecepatan gerakan dan kekakuan otot para penderita penyakit parkinson itu.

”Memang terlalu dini kalau mau menyimpulkan bahwa efeknya bisa bertahan lama, tetapi setidaknya kafein memang bisa digunakan,” kata Ronald Postuma, salah seorang neuroscientist di Lembaga kesehatan McGill University.

Selain itu, Dr. Michael Schwarzschild dari Rumah Sakit Umum di Boston menyatakan bahwa kafein tampaknya bekerja dengan cara menghambat signal-signal yang merusak di otak.

Orang yang sering mengonsumsi kopi sepanjang hidupnya memang telah diakui memiliki resiko yang lebih rendah terhadap penyakit parkinson. Namun, tidak secara otomatis kopi, teh, atau soda harus berefek langsung pada penyakit parkinson dan gejala-gejala parkinson.

Bisa jadi ada variabel lain yang bisa mempengaruhi. Tetapi, mengingat bahwa kafein memang bisa mempengaruhi otak dan masih ada kaitannya dengan ketidakseimbangan kimia pada penyakit parkinson, rasanya masuk akal jika kafein bisa digunakan di masa depan sebagai pengganti obat-obat levodopa, yang sudah umum untuk penderita penyakit parkinson, menurut Postuma.

Termasuk kopi B-coffe, merupakan kopi pertama di dunia yang terbuat dari kulit manggis, kita tahu kulit manggis mempunyai zat xanthone yang mempunyai antioksidan yang tinggi.

Di tempat lain, tepatnya di Georgia Health Science University di Augusta, telah ditemukan obat baru yang potensial untuk mengobati penyakit parkinson.

Mereka menemukan antioksidan baru yang bisa mencegah perkembangan penyakit ini. Seorang neuroscientist bernama Bobby Thomas dan rekan-rekannya mendapati bahwa antioksidan baru ini ternyata sangat potensial untuk mengatasi radang dan stres oksidatif.

”Sebenarnya, antioksidan ini berkerja dengan cara mencegah stres oksidatif dan mengurangi peradangan, yang sering kali didapati pada penyakit parkinson,” kata Thomas.

Menurutnya, pasien penderita penyakit parkinson mengalami stres oksidatif secara berlebihan dan salah satu akibatnya adalah peradangan. Itu dapat mengakibatkan matinya sel-sel otak yang menghasilkan dopamin, dan di situlah antioksidan berperan.

Selama ini memang sudah ada beberapa antioksidan yang umum yang dapat digunakan untuk stres oksidatif tersebut. Banyak di antaranya berasal dari bahan-bahan alami, misalnya saja Amazon Plus.

Seperti kita ketahui Amazon plus terbuat dari antioksidan yang mempunyai nilai ORAC tertinggi, seperti Hydroxytyrosol dalam zaitun, buah Acai Berry, kulit Manggis, delima merah, blueberry dan tomat. Semua buah-buahan itu  mempunyai antioksidan yang tinggi, dan zat-zat tersebut membantu mencegah kerusakan sel, termasuk sel otak kita. Selain itu, tubuh kita sendiri pun punya mekanisme pertahanan terhadap radikal bebas yang dapat merusak sel.

Testimoni Konsumsi Amazon Plus Meringankan Penyakit Parkinson


Susilo Widaryono (58) tahun, asal Surabaya, Jawa Timur, menderita penyakit parkinson sejak umurnya 55 tahun. Setelah minum Amazon Plus sebanyak 12 botol, penyakitnya jauh berkurang, gerakannya sudah mulai normal, bicaranya pun sudah jelas. Susilo sebelumnya masih bisa berjalan tapi harus ada yang memegangnya, tapi sekarang sudah bisa jalan sendiri sejauh 10 meter.

Susilo minum 30 ml Amazon Plus sebanyak 3 kali dalam sehari. Pensiunan tentara ini merasa senang dengan perubahan kesehatannya. “Alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan untuk sehat kembali dengan Amazon Plus,” ujar Kaker 5 cucu ini dalam bahasa yang terbatah-batah. Guna meregenerasi sel-sel otak, Susilo terus mengonsusmi Amazon Plus. “Untung masih ada uang pensiun,” ujar Heryanto, Putra tertuanya. Selain Amazon Plus, Susilo juga minum K-Muricata untuk membuang racun dalam tubuh.

 

Untuk Pemesanan Produk Obat Herbal Amazon Plus dan B-Coffe Obat Herbal untuk Penyakit Parkinson, Anda bisa menghubungi kami atau pesan lewat form disini.

Jumat, 03 Januari 2014

Obat Herbal Penyakit Batuk Darah Amazon Plus

Obat Herbal Penyakit Batuk Darah Amazon Plus

Obat Herbal Penyakit Batuk Darah, Amazon Plus obat penyakit batuk berdarah yang ditandai dengan dada sakit serta sesak. Amazon Plus obat herbal alami penyakit batuk berdarah. Penyakit batuk berdarah ditandai dengan batuk yang berulang kali dengan mengeluarkan dahak bercampur darah yang terjadi di bawah saluran pernapasan.

Batuk darah dalam istilah medis disebut dengan homoptoe. Penyaki batuk berdarah termasuk penyakit yang serius karena bisa mengancam keselematan si penderita. Penyakit ini juga termasuk kategori penyakit yang sulit dideteksi tingkat penularannya dan darimana sumber pendarahannya. Apakah Anda mengalami dada sakit  dan batuk-batuk dalam waktu yang lama? Jangan menunggu lama lagi, segeralah mengonsumsi jus Amazon Plus, obat herbal alami penyakit batuk darah dan sesak dada.

Seperti kisah Amir Kosasih (30) asal Kota Metro, Lampung, kepada beritasejagat.com. “Karena ketidaktahuan saya terhadap bahaya penyakit ini, saya anggap bukan masalah bagi kesehatan saya, tapi ternyata penyakit ini sangat berbahaya,” ujar Pegawai Negeri Sipil di salah satu instansi pemerintahan di Kota Metro ini.  Ketika dadanya mulai terasa sakit dan sesak, dia tidak menghiraukannya. Seiring waktu berlalu, batuknya semakin menjadi-jadi dan dadanya sakit sekali.

“Saya sadar ketika saya mendatangi dokter di salah satu rumah sakit di Metro, dan dinyatakan bahwa saya punya penyakit batuk darah yang kronis. Saya memang batuk keluar darah bercampur dahak, tetapi tidak sering. Saya minum obat dokter, kurang lebih setahun, penyakitnya kambuh lagi, saya jadi bingung, maaf ya dokter” beber Bapak satu anak ini.

Puncaknya Desember 2013 lalu, batuknya mengeluarkan dahak kental bercampur darah, badannya lemas, napas sesak dan dada terasa nyeri seperti ditusuk jarum. Di tengah situasi kesehatannya yang semakin memburuk, Kosasih, yang biasa disapa menjumpai Sobri (34) temannya yang bekerja sebagai penjual herbal. Dengan wajah yang pucat dan lemas fisiknya, temannya terheran-heran, “kenapa sobat, sakit apa, tanya temannya.” “Saya sakit batuk darah, napas sesak dan dada sakit,” jawab Kosasih.

Sobri sang temannya mencoba mencaritahu kronologi penyakitnya. Setelah mendapatkan informasi yang lengkap dari Kosasih, Sobri menyarankan Kosasih untuk mencoba minum Amazon Plus. Pemahaman yang baik dan benar dalam menjalani terapi pengobatan herbal harus diketahui oleh Kosasih. Oleh sebab itu Sobri secara detail memberikan pemahaman tersebut kepada Kosasih, mulai dari reaksi saat healing crisis sampai pada dosis yang tepat untuk dikonsumsi serta larangan makanan-minuman yang akan dikonsumsi oleh Kosasih.

Setelah diminum selama seminggu, Sobri kembali menjumpainya untuk melihat perkembangannya. “Alhamdulillah, badan saya semakin segar, batuknya sudah berkurang, dada juga sudah tidak sakit lagi,” tutur suami dari Widya Nuraini (26) itu. Sobri terus mengorek informasi dari orang-orang di sekitarnya mengenai penyakit batuk darah ini. “Saya jumpai seorang yang riwayat penyakitnya sama dengan teman saya Kosasih. Ia menderita batuk darah dan pernah periksa laboratorium bahwa ternyata paru-parunya berlobang,” ujar Sobri.

Untuk mempercepat proses terapi penyembuhannya, Sobri anjurkan Kosasih untuk minum juga K-Muricata. K-Muricata, obat herbal alami penyakit paru-paru bolong yang diolah dari daun sirsak pilihan yang mengandung acetogenins maksimal dan dikombinasikan dengan umbi keladi tikus (typhonium), berkhasiat juga dalam membantu mengobati penyakit batuk darah.

Saat kisah ini ditulis, kesehatan Amir Kosasih sudah jauh lebih baik. Dia kembali bekerja seperti biasa dan selalu menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya. “Saya sudah melalui ujian yang berat dalam kesehatan saya, dan saya berterima kasih, karena bisa kembali pulih secara bertahap dengan konsumsi Amazon Plus dan K-Muricata. Terima kasih ya Allah, terima kasih sobatku Sobri.”