Tampilkan postingan dengan label kanker paru-paru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker paru-paru. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2013

Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker

Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker


Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker

Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker - Kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya, karena satu penyakit yang sangat mematikan, dan menjadi momok bagi setiap orang.

Banyak jenis penyakit kanker yang dapat menyerang kita, seperti kanker otak, kanker kulit, kanker hati, kanker darah, kanker paru-paru, kanker usus, kanker lidah dan masih banyak jenis kanker lainnya.

Kanker sebenarnya disebabkan oleh faktor-faktor di luar tubuh dalam keseharian hidup kita, seperti gaya hidup, pola makan, lingkungan, dan lain sebagainya. Namun, meskipun diketahui penyebabnya, kanker tetap tidak dapat dihilangkan 100 %. Kanker hanya dapat ditekan dan dicegah kemunculannya.

Perlunya penyebaran informasi tentang faktor penyebab dan gejala kanker sangat baik agar kita mampu mencegah penyakit kanker tidak sampai menyerang kita atau anggota keluarga kita.

Berikut ini beberapa Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker secara alami yang harus kita ketahui:

  • Makanan anti kanker,
    makanan alami untuk mencegah penyakit kanker bisa didapatkan dari buah-buahan atau sayuran seperti brokoli, blueberry, teh hijau, tomat, bawang putih dan kunyit, selain sehat untuk tubuh makanan alami tersebut mengandung zat anti kanker yang diperlukan oleh tubuh.

  • Makanan organik,
    sebaiknya mengkonsumsi makanan yang bebas dari zat pestisida, karena kandungan glisofat dari pestisida dapat memicu terjadinya kanker jika sampai masuk ke dalam tubuh, karena itu sering-seringlah mengkonsumsi makanan organik yang bebas dari pupuk kimia atau obat-obatan kimia lainnya, jika tidak memungkinkan mengkonsumsi makanan organik cucilah sayuran atau buah-buahan yang kita konsumsi sampai bersih dengan air yang mengalir.

  • Makanan yang berwarna oranye,
    Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker dengan mengkonsumsi sayuran atau buah-buahan yang berpigmen oranye sangat baik untuk tubuh karena mengandung lycopene, lutein, dan beta karoten yang berfungsi untuk menurunkan resiko penyakit kanker seperti tomat, jeruk, mangga, wortel dan pepaya.

  • Mengkonsumsi biji-bijian,
    biji-bijian seperti biji bunga matahari atau biji labu mengandung asam lemak omega 3 yang terbukti ampuh untuk mencegah penyakit kanker prostat.

  • Makanan yang mengandung magnesium,
    magnesium merupakan salah satu nutrisi yang sangat baik untuk mencegah penyakit kanker, sangat dianjurkan setiap harinya mendapatkan asupan magnesium sebanyak 200mg sampai 800mg, magnesium bisa anda dapatkan dari berbagai sumber makanan seperti apel, kacang almond, biji bunga matahari, biji wijen, lemon, seledri dan sayuran hijau berwarna gelap.

  • Vitamin D,
    vitamin D bisa diperoleh dari sinar matahari pada pagi hari lalu diproses dalam tubuh menjadi vitamin D, dalam jumlah yang cukup Vitamin D ini dapat membangun sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit kanker, karena itu disarankan untuk setiap pagi berolahraga diluar ruangan agar tubuh kita terkena sinar matahari yang cukup setiap hari.

  • Makanan yang mengandung zinc,
    sering-seringlah mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zinc seperti sayuran hijau berwarna gelap, biji labu dan bawang, karena zinc sangat penting juga untuk tubuh untuk memproduksi enzim superoksida dismutase atau SOD yang sangat baik untuk pertahanan tubuh dari serangan radikal bebas.

  • Obat Herbal Anti Kanker
    Kami menyarankan untuk menjaga dan mengobati penyakit kanker baik yang stadium awal atau stadium lanjut, konsumsilah teh herbal K-Muricata.
    Teh K-Muricata adalah perpaduan dari daun sirsak dan keladi tikus yang menghasilkan kekuatan 10.000 kali lebih ampuh dari obat kanker kemotherapi.


Itulah artikel mengenai "Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker"yang perlu kita ketahui, karena penyakit kanker bisa datang kapan saja tanpa kita sadari. Mulailah rajin berolah raga dan makan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat alami dan bergizi dan Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker agar kita bisa terhindar dari berbagai penyakit seperti kanker ini, semoga bermanfaat.

Kamis, 10 Oktober 2013

Ketahui manfaat berhenti merokok

Obat herbal murah - Berhenti merokok memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sifat adiktif nikotin yang membuat "candu" susah menghentikan kebiasaan merokok bagi sebagian orang. Namun dengan mengetahui dampak positif dan manfaat berhenti merokok yang terjadi pada tubuh perokok mungkin akan membantu menguatkan niat tersebut.

Berhenti merokok adalah cara terbaik untuk bisa pulih dari racun rokok dan mencegah risiko kanker paru-paru. Karena efek bahaya dari bahan kimia yang dihirup saat merokok bisa pulih ketika Anda berhasil terbebas dari belenggu rokok.

Manfaat berhenti merokok


Berikut manfaat berhenti yang terjadi pada tubuh seseorang, setelah tidak merokok.

20 menit tidak merokok
Selama 20 menit tidak merokok, denyut jantung akan kembali normal dan tekanan darah turun.

2 jam setelah tidak merokok
Baik denyut jantung dan tekanan darah akan kembali normal. Ini karena kadar nikotin dalam sistem tubuh perlahan-lahan akan berkurang.

2 - 12 jam tidak merokok
Antara dua hingga 12 jam setelah rokok terakhir, umumnya tubuh mulai memasuki masa-masa terberat karena ada dorongan yang kuat untuk kembali merokok.

Tingkat karbon monoksida dalam darah turun menjadi normal. Hanya dalam 12 jam setelah berhenti merokok, karbon monoksida dalam tubuh Anda menurun ke tingkat yang lebih rendah, dan kadar oksigen dalam darah Anda meningkat. Umumnya tubuh mulai memasuki masa-masa terberat karena ada dorongan yang kuat untuk kembali merokok dan biasanya akan mencapai puncaknya sekitar tiga hari setelah berhenti.

Pada periode tersebut kemungkinan seseorang akan mengalami  withdrawal (efek balikan) yang membuat para perokok merasa 'tersiksa'.

  • Pencernaan
    Anda mungkin mengalami mulas, gangguan pencernaan, mual, dan diare. Gejala biasanya bertambah buruk sebelum akhirnya mulai membaik.

  • Pernapasan 
    Sinus mampet, batuk, dahak dan suara serak.

  • Peredaran darah
    Anda mungkin akan merasa pusing, kaku, atau bahkan kesemutan di jari-jari kaki dan tangan.

  • Tidur
    Anda mungkin mengalami insomnia.


Efek ini merupakan akibat langsung proses perbaikan kerusakan tubuh yang telah disebabkan rokok, dan mulai merokok lagi hanya akan mengulang kembali rencana Anda untuk bisa menjalankan gaya hidup sehat.

Jika Anda berhasil melalui tahap efek balikan (yang seharusnya hanya berlangsung 3-4 minggu), Anda akan melihat perbaikan kesehatan segera dan tahan lama.

2 minggu-3 bulan setelah berhenti merokok
Setelah beberapa minggu, Anda akan dapat berolahraga dan melakukan aktivitas fisik tanpa merasa lelah dan sakit. Hal ini disebabkan sejumlah proses regeneratif yang akan mulai terjadi dalam tubuh Anda; sirkulasi darah Anda akan meningkatkan, dan fungsi paru-paru Anda juga akan meningkat secara signifikan. Setelah dua atau tiga minggu tanpa rokok, paru-paru Anda mungkin mulai bersih, dan Anda akan mulai bernapas dengan lebih mudah.

1-9 bulan setelah berhenti merokok
Batuk dan sesak napas menurun, silia (rambut halus yang menggerakkan lendir dari paru-paru) mulai kembali ke fungsi normal di paru-paru, meningkatkan kemampuan untuk menangani lendir, membersihkan paru-paru, dan mengurangi risiko infeksi.

Mulai sekitar satu bulan setelah Anda berhenti, paru-paru mulai memperbaiki diri. Di dalamnya, cilia (rambut halus yang menggerakkan lendir dari paru-paru) mendorong lendir keluar dan berfungsi dengan baik lagi sehingga mengurangi infeksi. Batuk-batuk dan sesak napas terus menurun secara dramatis.

1 tahun setelah berhenti merokok
1 tahun setelah berhenti merokok, risiko penyakit jantung dan berbagai jenis kanker, termasuk risiko kanker paru-paru akan berkurang hingga setengah dari orang yang masih merokok.

5 tahun setelah berhenti merokok
Risiko kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, serviks dan kandung kemih berkurang menjadi setengahnya. Risiko stroke berkurang setelah 2-5 tahun.

Setelah 5-15 tahun bebas dari rokok, resiko Anda untuk memgalami stroke sama dengan mereka yang bukan perokok.

10 tahun setelah berhenti merokok
Risiko kematian akibat kanker paru-paru berkurang sekitar setengah dari orang yang masih merokok. Risiko kanker laring (kotak suara) dan pankreas juga menurun.

Para perokok memiliki risiko penyakit kanker lebih tinggi dibandingkan mereka yang bukan perokok. Risiko Kanker paru-paru menjadi yang paling umum dan salah satu jenis yang paling berbahaya. Merokok menyumbang 90% kematian akibat penyakit paru-paru di seluruh dunia.

Baca: Penyebab dan gejala kanker paru-paru

Risiko Anda terkena penyakit kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, kandung kemih, ginjal dan pankreas juga akan menurun.

15 tahun setelah berhenti merokok
Perokok akan memiliki risiko penyakit jantung sama seperti orang yang tidak pernah merokok. Ini berarti, jika seseorang berhenti merokok sebelum usia 30 tahun, maka risiko kematian akibat rokok bisa ditekan menyamai orang yang non-perokok. Kecuali, jika mantan perokok kembali merokok dan mengalami kerusakan permanen di paru-paru yang memicu penyakit obstruksi paru-paru kronis.

 

Sumber: Portal-orange.blogspot.com

Jumat, 16 Agustus 2013

Jatuh bangun kisah penderita kanker

Jatuh bangun kisah penderita kanker


 Kisah penderita kanker yang sukses Rima Melati

Jatuh bangun kisah penderita kanker - Kanker adalah penyakit yang sulit disembuhkan terlebih jika terdeteksinya sudah dalam stadium lanjut. Penderitanya harus jatuh bangun agar sembuh atau malah jatuh selamanya dan tak bangun lagi.

Walau punya semangat hidup yang tinggi karena kondisi tubuh yang kian lemah, penderita kanker akhirnya tak berdaya.

Berikut Jatuh bangunnya kisah kisah penderita kanker yang berhasil melawan kanker dan juga cerita miris karena tak berdaya ditekuk kanker, yang bisa menjadi pelajaran buat semua orang agar lebih peduli pada kesehatannya :

1. Kisah penderita kanker yang sukses Rima Melati

Kisah penderita kanker Rima Melati, Menjalani karir di dunia hiburan membuat aktris Rima Melati di masa mudanya begitu dekat dengan lingkungan perokok. Bahkan ia mengakui, dirinya sendiri adalah mantan perokok berat yang pada masanya pernah sanggup menghabiskan 2 bungkus rokok dalam sehari.

Kebiasaan buruk ini membuat Rima harus menerima diagnosis kanker usus pada tahun 1981. Pemilik nama asli Marjolien Tambajong ini mengisahkan, dokter pribadinya yakin bahwa salah satu pemicu utamanya adalah racun-racun dari asap rokok yang sehari-hari masuk ke paru-parunya.

Cobaan pertama ini bisa dilalui Rima dengan baik, hingga akhirnya ia sembuh dari kanker usus berkat pengobatan yang intensif. Namun sayang, ia belum kapok juga menghisap rokok hingga akhirnya ancaman maut kembali datang melalui serangan kanker yang kedua.

"Sekitar 8 tahun setelah itu saya kena kanker di organ tubuh lain, di payudara. Dokter saya bilang penyebabnya sama. Dia marah-marah karena saya tidak berhenti merokok," jelas Rima seperti diberitakan detikHealth beberapa waktu silam.

Karena sudah memasuki stadium lanjut, Rima tidak punya pilihan lain kecuali harus menjalani operasi pengangkatan payudara. Dengan berat hati, ia berusaha mengikhlaskan payudara kiri yang telah digerogoti kanker itu untuk diangkat oleh dokter bedah.

Namun pada detik-detik terakhir menjelang operasi, salah seorang rekan menyarankannya untuk menjalani terapi di Belanda. Rima memilih untuk membatalkan operasi lalu terbang ke Belanda dan akhirnya Rima bisa sembuh tanpa harus kehilangan payudara kirinya.

2. Kisah penderita kanker yang Sukses Berthie Sompie

Kisah penderita kanker Berthie SompieSama seperti kisah penderita kanker Rima Melati, mantan kapten tim nasional softball era 1980-1990 Albert Charles Sompie atau lebih dikenal sebagai Berthie Sompie juga terkena kanker gara-gara merokok. Bahkan lebih parah, Berthie mengaku pernah dalam satu masa bisa habis rokok 60 batang/hari.

Dampaknya ia rasakan pertama kali tahun 2004, ketika dokter menemukan kanker berukuran 6,5 cm di paru-paru sebelah kanan. Meski sempat mangkir dari pengobatan medis, Bertie akhirnya sukses menjalani operasi pada akhir 2005 saat kankernya sudah tumbuh menjadi 8 cm.

Namun tidak cukup sampai di situ, pada saat yang hampir sama dokter juga menemukan kanker di usus besarnya. Sama seperti kanker di paru-parunya, kanker di usus ini juga merupakan kanker primer yang artinya bukan sekedar persebaran dari kanker yang terdahulu.

Untungnya keberhasilan operasi kanker paru-paru dan juga serangkaian kemoterapi yang pernah dijalaninya dengan baik memberikan rasa percaya diri yang cukup kuat. Ditambah dengan semangatnya sebagai mantan atlet, Berthie juga sukses menjalani operasi kanker keduanya.

Dengan selalu menjaga rutinitas olahraga serta pola makan yang seimbang, Berthie hingga kini bisa hidup sehat dan bahkan sangat bugar di usianya yang sudah 53 tahun. Selain itu, ia juga gencar mengkampanyekan bahaya rokok bersama rekan-rekannya sesama survivor atau mantan pasien kanker.

3. Kisah penderita kanker Ibu Yulianti Menyerah Kepada Kanker Rahim Setelah Berjuang 3 Tahun

Ibu Yulianti adalah salah satu pasien yang akhirnya harus menyerah terhadap penyakit kanker rahim yang dideritanya. Setelah berjuang selama 3 tahun, ia tak kuasa menahan keganasan kanker. Waktu bertahannya ini terbilang lumayan lama sebab dokter awalnya mendiagnosis ibu Yulianti hanya dapat bertahan selama setahun.

Sejak bulan Oktober 2009, ibu Yulianti mengeluh ngilu di perut bagian bawah seperti kram saat menstruasi. Meski semakin nyeri, ibu Yulianti tidak mau pergi ke dokter dan memilih diurut. Hingga akhirnya ia tidak bisa bangun dari tempat tidur dan badannya panas, barulah ia bersedia dibawa ke dokter.

Ketika berkonsultasi ke dokter kandungan, diketahui ada myom sebesar 8 cm di dekat rahim dan harus diangkat lewat operasi. Saat operasi, dokter menemukan ada bibit-bibit kanker di sekitar rahim. Menurut dokter, penanganannya sudah terlambat karena sel kankernya telah menyebar.

"Ternyata darah yang keluar setelah diurut itu bukan menstruasi, tapi sel kanker yang pecah sehingga meluas kena kanker rahim, jadi rahimnya harus diangkat. Kata dokter itu sudah stadium 3C," ujar Dyah Gayatri sang anak, saat dihubungi detikHealth.

Setelah operasi, Ibu Yuli memutuskan menjalani kemoterapi sehingga harus dipindah ke RS Kanker Dharmais. Selesai paket 1 kemoterapi, ibu Yuli sempat bisa menyetir lagi dan badannya tidak kurus. Tapi 2 bulan berikutnya kadar Ca-nya (kanker) kembali tinggi dan mengalami kekambuhan tapi bukan di daerah rahim, melainkan menyebar ke usus.

Pada awal 2011 dokter menemukan tumor ganas sebesar telur di bawah lambung. Hasil pemeriksaan endoskopi menemukan di sekitar tumor ada bibit-bibit kanker sehingga tidak bisa dioperasi. Kalau bibit yang seperti anggur ini pecah, maka penanganannya akan lebih susah karena kanker akan menyebar.

Ibu Yuli akhirnya harus menjalani kemoterapi paket 2 dengan obat yang dosisnya lebih tinggi. Efeknya langsung kelihatan karena ia bisa muntah 10 - 15 kali dalam sehari. Ibu Yuli juga tidak mau makan dan rambutnya rontok. Setelah menjalani 3 kali kemoterapi, ia memutuskan berhenti karena tidak kuat.

Tumor yang sempat mengecil pun kembali membesar hingga akhirnya mau tidak mau ia harus dikemoterapi lagi. Karena kondisi badannya sudah lemah dan obatnya keras, tubuh Ibu Yuli pun semakin kurus.

"Habis lebaran 2011 mulai memburuk lagi, kurus banget, nggak bisa jalan, makan nggak bisa dan dirawat di Dharmais selama 2 bulan karena muntah terus. Jadi tumor ini menekan lambung, setiap ada makanan yang masuk muntah. Sempat dikemoterapi lagi 2 kali, tapi setelah itu ibu nggak sanggup dan mau pulang ke rumah," kenang Dyah.

Untuk mengobati penyakitnya, ibu Yulianti sempat berupaya menjalani pengobatan alternatif dengan minum jamu. Khasiatnya lumayan sebab muntahnya berhenti, bisa makan dan terlihat lebih segar. Entah hal ini diebabkan jamunya mujarab atau karena sugesti saja.

Di awal Januari 2012, tiba-tiba ibu Yuli tidak bisa melihat dan badannya gemetar. Setelah ke rumah sakit, diketahui ia mengalami dehidrasi dan tekanan darah rendah sehingga harus dirawat di rumah sakit selama seminggu.

Sayangnya, seminggu setelah pulang dari rumah sakit, Ibu Yulianti meninggal dunia, tepatnya pada 3 Februari 2012. Ternyata sejak pertama kali divonis kanker, dokter sudah mengatakan bahwa kondisi Ibu Yuli terbilang gawat dan diperkirakan hidupnya tinggal 1 tahun.

4. Kisah penderita kanker Zulfikar yang Harus Menyerah dengan Kanker Langka

Zulfikar baru berusia 11 tahun saat kanker menyerang tubuhnya. Februari 2009, sejak saat itu ia mulai sering mengeluh nyeri dan pegal di tubuhnya meski belum mengganggu aktivitas sehingga tidak diperiksakan. Namun pada awal Agustus 2009, rasa nyeri tersebut datang lagi dan disertai dengan pendarahan pada urinenya.

Saat itu kondisinya langsung drop. Zulfikar yang tinggal di Balikpapan langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan biopsi awal. Tapi dokter belum tahu apa penyakitnya.

Karena semakin drop, bocah kelahiran 1 Agustus 1997 ini pun terpaksa dirujuk ke RSAB Harapan Kita Jakarta, yang kemudian dirujuk lagi ke RS Kanker Dharmais.

Dari hasil biopsi kedua inilah dokter mengetahui bahwa Zulfikar terkena penyakit kanker tulang belakang jenis Myxopapillary ependymoma yang merupakan salah satu kasus kanker yang jarang ditemui di Indonesia stadium awal.

Tapi perjalanan penyakit ini cenderung cepat, karena pada Desember 2009 dokter justru memvonis penyakitnya makin parah dan masuk stadium lanjut yang membuatnya hanya bisa berada di tempat tidur dan mendapatkan pengobatan paliatif saja, karena tipisnya harapan yang dimiliki serta adanya masalah biaya.

Meskipun sudah divonis hanya punya sedikit harapan hidup, tapi Zulfikar sering mengatakan pada ibunya bahwa dirinya ingin sembuh. Semangat yang dimiliki Zulfikar untuk sembuh terkadang sering membuat ibunya merasa sangat sedih.

Kala itu, Fikar panggilan akrabnya, masih berjuang untuk bisa melawan sel-sel kanker yang menyerang tubuhnya. Meskipun harapan hidupnya tipis, anak yatim itu tetap memiliki semangat besar untuk sembuh dan membahagiakan ibunda tercinta, satu-satu keluarga inti yang dimiliki setelah ayahnya meninggal pada tahun 2007.

Dukungan terhadap Fikar untuk sembuh datang dari banyak pihak. Beberapa pilot dari Maskapai Garuda Indonesia datang khusus menjenguknya karena Fikar selalu bercita-cita ingin jadi pilot, Menteri Perbedayaan Perempuan Linda Gumelar serta pemain sepak bola Bambang Pamungkas karena Fikar hobi bermain play station bola.

"Fikar sejak kelas 1 SD sudah punya cita-cita ingin menjadi pilot, jadi dokter sengaja mendatangkan pilot kesini untuk membangkitkan semangat hidup Fikar," ujar Nurhasanah.

Namun ternyata takdir berkehendak lain, tubuh Fikar tidak lagi mampu melawan sel-sel kanker ganas yang menyerang. Ia pun meninggal dunia pada 30 Desember 2009 akibat kanker tulang belakang.

Sumber: Detik Health

Selasa, 30 Juli 2013

Waspadai batuk berkepanjangan

Waspadai batuk berkepanjangan

Waspadai batuk berkepanjangan - Orang yang batuk berkepanjangan, sering disebut batuk rejan diminta agar waspada karena bisa menjadi pertanda kanker paru-paru. Peringatan itu disampaikan dalam kampanye pemerintah Inggris untuk meningkatkan kesadaran akan kanker paru-paru.

Dalam kampanye yang disiarkan di TV, radio, media cetak, dan internet tersebut, orang yang menderita batuk rejan selama tiga pekan disarankan untuk pergi ke dokter. Berdasarkan penelitian, masyarakat Inggris memiliki kesadaran bahwa bengkak dan pendarahan merupakan pertanda kanker tapi bukan batuk berkepanjangan.

Kini orang diingatkan bahwa batuk rejan juga merupakan peringatan yang harus ditangani secara serius. Kampanye terbaru tentang kanker paru-paru ini didukung oleh aktor komedi, Ricky Gervais, bintang TV, Linda Robson, dan manajer Manchester United, Alex Ferguson. Diagnosa dini Profesor Mike Richards, yang memimpin kampanye penyadaran kanker di Inggris, mengatakan bahwa pengobatan dini amat penting.

"Hal yang vital bagi pasien kanker untuk mendapat pengobatan secara cepat agar mereka memiliki peluang yang terbaik untuk selamat." Kanker paru-paru menyerang 33.000 orang di Inggris setiap tahunnya dan mayoritas penderita berusia di atas 55 tahun. Namun jika terdiagnosa pada masa-masa awal, sekitar 80% penderita masih hidup hingga lima tahun setelah diagnosa, dibanding tingkat keselamatan yang hanya mencapai 7% jika didiagnosa lebih lambat.

Baca: Penyebab dan gejala kanker paru-paru

Ricky Gervais, yang ibunya meninggal karena kanker paru-paru pada usia 74 tahun, masih mengenang dengan kuat duka yang dia alami.

"Meluluhkan melihat seorang Anda cintai meninggal karena kanker paru-paru." "Itu mengerikan, penyakit yang mengerikan. Kematian ibuku amat mendadak dan Anda tidak bisa membantu sambil bertanya-tanya bahwa situasinya akan berbeda jika diidentifikasi lebih awal," tambahnya.

 

Sumber: Kompas

Senin, 15 Juli 2013

Penyebab dan gejala kanker paru-paru

penyebab dan gejala kanker paru-paru

Penyebab dan gejala kanker paru-paru - Kanker paru merupakan penyakit ganas yang menyerang jaringan paru-paru. Perlu diketahui bahwa 90 persen penderita kanker paru adalah perokok aktif atau mantan perokok. Merokok satu pak per harinya bisa meningkatkan risiko kanker paru 10 kali lipat. Sementara merokok dua pak per hari bisa meningkatkan risiko kanker 25 kali lipat.

Kenali Jenis, penyebab dan gejala kanker paru-paru


Jenis-Jenis Kanker Paru


Terdapat dua jenis utama kanker paru yang memiliki sifat yang berbeda dan memerlukan penanganan yang berbeda pula.

1. Non Small Cell Lung Cancer (NSCLC), yang terdiri dari:

  • Karsinoma squamosa, jenis ini merupakan jenis kanker paru paling umum. Kondisi ini bisa berkembang dalam sel yang menggarisi saluran udara. Kanker jenis ini kerap kali disebabkan oleh rokok.

  • Adenokarsinoma, jenis kanker ini berkembang dari sel-sel yang memproduksi lendir atau dahak pada permukaan saluran udara.

  • Karsinoma sel besar, sel kanker jenis ini bila dilihat dari mikroskop berbentuk sel-sel bulat besar yang disebut juga undifferentiated carcinoma.


2. Small Cell Lung Cancer (SCLC)

Dari 80 persen kasus kanker paru merupakan jenis NSCLC.

Mesotheolima merupakan jenis kanker yang menyerang mesothelium, yakni membran tipis yang melapisi dada dan abdomen. Kanker jenis ini kadang dialami oleh orang-orang yang terpapar asbestos.

Untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dan gejala kanker paru-paru marilah kita bahas satu persatu.

Penyebab kanker paru paru


Sebagian besar kasus kanker paru-paru disebabkan karena merokok, meskipun orang-orang yang tidak pernah merokok juga dapat terkena kondisi ini.

  • Merokok adalah faktor risiko utama untuk penyakit ini, dan bertanggung jawab untuk sekitar 90% dari semua kasus. Hal ini karena asap tembakau mengandung lebih dari 60 zat racun ( karsinogen )berbeda yang bisa membuat kanker berkembang. Jika Anda merokok lebih dari 25 batang sehari, maka risiko terkena kanker paru-paru meningkat sebanyak 25 kali dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

  • Perokok pasif, sering terkena asap rokok orang lain juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Berdasarkan penelitian dikemukakan bahwa wanita non-perokok yang tinggal serumah dengan pasangan perokok, meningkatkan risiko sebesar 25% untuk terkena kanker paru dibandingkan dengan wanita non-perokok yang tinggal dengan pasangan non-perokok.

  • Paparan bahan kimia dan zat-zat tertentu yang digunakan dalam beberapa pekerjaan dan industri juga dapat meningkatkan risiko walaupun cuma sedikit. Bahan kimia yang dimaksud: arsenik, asbes, berilium, kadmium, batubara dan asap kokas, silika serta nikel.

  • Satu studi menunjukkan bahwa risiko terkena kanker paru-paru meningkat sekitar 33% jika Anda tinggal di daerah yang tercemar gas oksida nitrogen ( dari kendaraan ).


Setelah mengetahui penyebab kanker paru-paru seperti diatas Anda dapat menghindari faktor-faktor tersebut untuk memperkecil risiko terkena penyakit ini, dibandingkan Anda harus dipusingkan dengan mencari cara penyembuhan kanker paru paru yang ampuh. Karena mencegah pasti lebih mudah dan murah dibandingkan dengan mengobati.

Faktor risiko kanker paru-paru, antara lain:

  • Pria

  • Berusia lebih dari 40 tahun

  • Menggunakan tembakau untuk merokok

  • Hidup dalam lingkungan asap tembakau, asbes, dan radon


Gejala kanker paru paru


Pada tahap awal, penyakit kanker paru-paru biasanya tidak memiliki gejala. Ketika gejala mulai muncul, biasanya disebabkan oleh saluran pernapasan yang tersumbat atau karena kanker telah menyerang lebih lanjut ke organ paru-paru ( tahap kanker stadium lanjut ) dan jaringan disekitarnya. Gejala utama kanker paru-paru meliputi:

  • Batuk lebih dari dua atau tiga minggu yang semakin lama semakin memburuk

  • Batuk darah

  • Sakit saat bernafas atau batuk

  • Infeksi pernapasan seperti paru paru basah dan bronkitis

  • Sesak nafas

  • Kelelahan atau kekurangan energi

  • Kehilangan nafsu makan dan mengalami penurunan berat badan secara drastis


Ciri ciri kanker paru-paru lainnya berupa:

  • Suhu tinggi (demam) diatas 38 derajat celcius

  • Kesulitan menelan atau nyeri saat menelan

  • Mengi seperti asma

  • Suara serak

  • Wajah dan leher membengkak

  • Nyeri di dada dan bahu


Bila Anda memiliki atau mengalami beberapa gejala seperti di atas, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit.

Pengobatan Herbal Kanker Paru Paru yang Alami


K-Muricata Obat Kanker RahangUntuk pengobatan kanker paru-paru, mami menyediakan obat herbal kanker paru paru K-Muricata yang terbuat dari daun sirsak dan tanaman keladi tikus.

Daun sirsak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh karena mengandung kumpulan senyawa Acetogenins yang telah diteliti memiliki 350 turunan senyawa.

Acetogenins efektif sebagi obat alami penyakit kanker paru paru karena:

  1. Mampu menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker, dengan cara menghambat pasokan energi bagi sel kanker, yakni ATP (Adenosine Triphosphate), sehingga sel kanker tidak mampu berkembang dan akhirnya mati.

  2. Acetogenins memiliki daya bunuh terhadap sel-sel kanker, bahkan terhadap sel-sel kanker yang sudah kebal terhadap obat kemoterapi modern seperti Adriamicyn, Vinblastin dan Vincristin.

  3. Pada tahun 2002 Peneliti Jepang mengemukakan, acetogenin di dalam daun sirsak dalam percobaannya mampu membunuh sel-sel kanker paru-paru, dan daya bunuhnya lebih baik dari pengobatan kemoterapi modern.

  4. Menurut the journal of natural product acetogenin memberikan harapan baru bagi penderita kanker, karena senyawa tersebut secara selektif mampu membedakan sel yang sehat dan sel kanker.

  5. Menurut Prof. Soelaksono Sastrodiharjo, cara kerja acetogenin dalam menumpas sel kanker adalah dengan cara mengurangi jumlah pasokan energi / ATP yang dibutuhkan oleh sel kanker.


Selain daun sirsak ternyata keladi tikus telah digunakan sebagai obat tradisional alami untuk penyakit kanker paru paru dan jenis penyakit kanker lainnya oleh masyarakat Indonesia.

Walaupun seiring dengan perkembangan jaman, budaya penggunaan obat tradisional mulai tergantikan dengan obat-obatan barat. Tanaman keladi tikus mengandung senyawa Ribozome Inactivating Protein yang mampu untuk memotong rantai DNA sel kanker sehingga sel kanker tidak dapat berkembang.

Berdasarkan klaim dari Prof Dr Chris K.H. Teo, Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia menyatakan bahwa ribuan orang penderita kanker dari berbagai penjuru dunia berhasil terbantukan berkat tanaman keladi tikus ini. Penelitian dari Dr. Dyah Iswantini, M.Agr.Sc, Peneliti di Pusat Studi Biofarmaka IPB mendapati bahwa ekstrak keladi tikus mampu menghambat sebesar 76,1 % enzim tirosin kinase yakni sebuah enzim yang berperan dalam perkembangan sel kanker. Masih banyak lagi penelitian tentang ekstrak keladi tikus yang menyatakan khasiatnya sebagai penumpas kanker paru paru yang efektif dan ampuh.

Obat Herbal Kanker Paru Paru Amazon Plus


Obat Herbal Amazon PlusObat kanker paru paru herbal Amazon Plus berkomposisikan Acai Berry, Zaitun Hyrdoxytyrosol, Blueberry, Delima merah, manggis dan Tomat yang masing-masing memiliki kandungan senyawa super yang akan saling berpadu untuk menumpas penyakit kanker paru-paru.

Bagaimana cara Amazon Plus mengobati kanker paru paru

Jawabannya terletak pada masing-masing kandungan di dalamnya, yakni:

  1. Hydroksytyrosol : merupakan senyawa fenolik dari buah zaitun, yang memiliki aktivitas antikanker. Penelitian dari Department of Pharmacology, Faculty of Pharmacy, University of Seville, menghasilkan temuan yang menggembirakan, yakni adanya aktivitas sitotoksik selektif hydroxytyrosol terhadap sel kanker paru paru jenis A549 dan MRC5. Hidroksitirosol juga dapat menghambat glikolisis dan menyebabkan kerusakan DNA dalam sel kanker paru jenis A549.

  2. Antosianin : Berdasarkan penelitian antosianin yang terkandung di dalam Acai Berry dan Blueberry secara signifikan menghambat invasi pada sel kanker paru paru, yang merupakan langkah awal menuju metastasis ( penyebaran ) sel kanker. Antosianin juga secara jelas dapat mereduksi motilitas sel.

  3. Xanthone : Sejak ratusan tahun lalu kulit manggis telah digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Penelitian kulit manggis yang awalnya dilakukan di Amerika dan Eropa mendapatkan sebuah hasil yang menakjubkan. Di ketahui di dalam kulit manggis mengandung kumpulan senyawa xanthones yang salah satu khasiatnya untuk melawan sel kanker. Xanthone memiliki sifat antiproliferasi yang dapat  menghambat pertumbuhan sel kanker paru, dan dapat menumpas sel-sel kanker dengan menyebabkan apoptosis (kematian sel terprogram) sel kanker paru

  4. Asam Elagic : Studi di University of Wisconsin menghasilkan data bahwa mengkonsumsi buah delima merah berpotensi membantu mengurangi pertumbuhan ( proliferasi ) dan penyebaran ( metastasis ) sel-sel kanker paru-paru atau bahkan mencegah kanker paru-paru berkembang.


Kombinasi antara K-Muricata dan Amazon Plus sangat efektif untuk mengatasi penyakit kanker paru paru stadium awal dan stadium lanjut ( stadium 3 dan stadium 4 ) sampai tuntas.

Kesembuhan Berkat Obat Herbal Kanker Paru Paru K-Muricata dan Amazon Plus


Testimoni kesembuhan datang dari Bapak. Kusdianto asal Kediri, Jawa Timur, usia 43 tahun, seorang ayah dari 3 orang anak yang berprofesi sebagai pegawai pabrik. Kusdianto sudah menderita kanker paru-paru selama satu tahun. Awalnya ia mengalami batuk berdahak dan berdarah, beruntung ia cepat-cepat memeriksakan kondisinya ke dokter dan didiagnosa menderita kanker paru-paru. Saat itu ia sangat panik sekali dan terus meminta pertolongan dari Tuhan untuk kesembuhan.

Setelah minum obat kanker paru paru herbal K-Muricata dan Amazon Plus secara rutin selama satu minggu, batuk berdahak yang bercampur darah dan gejala-gejala lainnya mulai menghilang. Ia pun semakin bersemangat untuk mengonsumsi kedua herbal ini dan harapan kesembuhan semakin meninggi di benaknya. Ia sangat bersyukur bisa pulih sangat cepat dan sangat tidak menyangka karena mendengar dari cerita orang bahwa penyakit kanker paru-paru sukar untuk disembuhkan. “Saya bersyukur bisa pulih secepat ini, saya sering mendengar cerita teman-teman bahwa penyakit kanker paru-paru bisa sembuh paling cepat selama 6 bulan, tetapi saya Alhamdulillah dengan obat herbal kanker paru paru K-Muricata dan Amazon Plus lebih cepat sembuh,” tutur suami dari Tri Wahyuni (37) ini. Sekarang untuk menjaga kesehatannya ia tetap rutin mengkonsumsi kedua herbal ini.

Pemesanan Obat Kanker Paru terbaik


Kanker paru-paru telah meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan dalam satu dekade terakhir, terutama karena tren merokok yang semakin mendunia. Kanker paru-paru saat ini adalah penyebab paling umum kematian akibat kanker di dunia, yang mewakili 28 persen dari semua kematian akibat kanker. Praktisi medis telah menemukan bahwa kanker paru paru sulit dikendalikan dengan pendekatan terapi dan bedah konvensional, dan prognosis buruk dengan tingkat kelangsungan hidup pasien kanker paru yang bisa bertahan selama lima tahun hanya sebesar 10-14%. Para peneliti percaya menunda proses perkembangan kanker paru-paru bisa menjadi strategi penting untuk mengendalikan penyakit ini.

Inilah peranan dari obat herbal kanker paru paru K-Muricata dan Amazon Plus, yang bukan hanya bisa menunda perkembangan sel kanker paru paru, tapi juga memliki kemampuan untuk membunuh sel kanker paru-paru.