Tampilkan postingan dengan label kanker kulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker kulit. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2013

Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker

Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker


Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker

Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker - Kanker merupakan penyakit yang sangat berbahaya, karena satu penyakit yang sangat mematikan, dan menjadi momok bagi setiap orang.

Banyak jenis penyakit kanker yang dapat menyerang kita, seperti kanker otak, kanker kulit, kanker hati, kanker darah, kanker paru-paru, kanker usus, kanker lidah dan masih banyak jenis kanker lainnya.

Kanker sebenarnya disebabkan oleh faktor-faktor di luar tubuh dalam keseharian hidup kita, seperti gaya hidup, pola makan, lingkungan, dan lain sebagainya. Namun, meskipun diketahui penyebabnya, kanker tetap tidak dapat dihilangkan 100 %. Kanker hanya dapat ditekan dan dicegah kemunculannya.

Perlunya penyebaran informasi tentang faktor penyebab dan gejala kanker sangat baik agar kita mampu mencegah penyakit kanker tidak sampai menyerang kita atau anggota keluarga kita.

Berikut ini beberapa Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker secara alami yang harus kita ketahui:

  • Makanan anti kanker,
    makanan alami untuk mencegah penyakit kanker bisa didapatkan dari buah-buahan atau sayuran seperti brokoli, blueberry, teh hijau, tomat, bawang putih dan kunyit, selain sehat untuk tubuh makanan alami tersebut mengandung zat anti kanker yang diperlukan oleh tubuh.

  • Makanan organik,
    sebaiknya mengkonsumsi makanan yang bebas dari zat pestisida, karena kandungan glisofat dari pestisida dapat memicu terjadinya kanker jika sampai masuk ke dalam tubuh, karena itu sering-seringlah mengkonsumsi makanan organik yang bebas dari pupuk kimia atau obat-obatan kimia lainnya, jika tidak memungkinkan mengkonsumsi makanan organik cucilah sayuran atau buah-buahan yang kita konsumsi sampai bersih dengan air yang mengalir.

  • Makanan yang berwarna oranye,
    Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker dengan mengkonsumsi sayuran atau buah-buahan yang berpigmen oranye sangat baik untuk tubuh karena mengandung lycopene, lutein, dan beta karoten yang berfungsi untuk menurunkan resiko penyakit kanker seperti tomat, jeruk, mangga, wortel dan pepaya.

  • Mengkonsumsi biji-bijian,
    biji-bijian seperti biji bunga matahari atau biji labu mengandung asam lemak omega 3 yang terbukti ampuh untuk mencegah penyakit kanker prostat.

  • Makanan yang mengandung magnesium,
    magnesium merupakan salah satu nutrisi yang sangat baik untuk mencegah penyakit kanker, sangat dianjurkan setiap harinya mendapatkan asupan magnesium sebanyak 200mg sampai 800mg, magnesium bisa anda dapatkan dari berbagai sumber makanan seperti apel, kacang almond, biji bunga matahari, biji wijen, lemon, seledri dan sayuran hijau berwarna gelap.

  • Vitamin D,
    vitamin D bisa diperoleh dari sinar matahari pada pagi hari lalu diproses dalam tubuh menjadi vitamin D, dalam jumlah yang cukup Vitamin D ini dapat membangun sistem pertahanan tubuh terhadap penyakit kanker, karena itu disarankan untuk setiap pagi berolahraga diluar ruangan agar tubuh kita terkena sinar matahari yang cukup setiap hari.

  • Makanan yang mengandung zinc,
    sering-seringlah mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zinc seperti sayuran hijau berwarna gelap, biji labu dan bawang, karena zinc sangat penting juga untuk tubuh untuk memproduksi enzim superoksida dismutase atau SOD yang sangat baik untuk pertahanan tubuh dari serangan radikal bebas.

  • Obat Herbal Anti Kanker
    Kami menyarankan untuk menjaga dan mengobati penyakit kanker baik yang stadium awal atau stadium lanjut, konsumsilah teh herbal K-Muricata.
    Teh K-Muricata adalah perpaduan dari daun sirsak dan keladi tikus yang menghasilkan kekuatan 10.000 kali lebih ampuh dari obat kanker kemotherapi.


Itulah artikel mengenai "Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker"yang perlu kita ketahui, karena penyakit kanker bisa datang kapan saja tanpa kita sadari. Mulailah rajin berolah raga dan makan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat alami dan bergizi dan Cara Hidup Sehat Tanpa Kanker agar kita bisa terhindar dari berbagai penyakit seperti kanker ini, semoga bermanfaat.

Rabu, 31 Juli 2013

Kanker kulit bukan hanya karena matahari

Kanker kulit bukan hanya karena matahari

Penyebab Kanker kulit bukan hanya karena matahari - Banyak orang berpikir, satu-satunya penyebab kanker kulit adalah sinar matahari. Ultraviolet A (UVA) dan UVB dari matahari memang bisa meningkatkan risiko kanker kulit. Tetapi tidak semua kanker kulit disebabkan oleh sinar matahari.

Mengutip dari Wikipedia Kanker kulit adalah pertumbuhan sel-sel pada kulit pada taraf abnormal. Penyebab kanker kulit berbeda-beda dan tingkat keganasan kanker pun berbeda-beda. Kanker kulit paling umum terjadi pada lapisan sel skuamosa, basal dan melanosit. Kanker kulit biasanya tumbuh di epidermis (lapisan paling luar kulit), sehingga tumor (benjolan) dapat terlihat dari luar, sehingga kanker kulit merupakan jenis kanker yang paling mudah ditemukan gejalanya pada stadium awal. kanker kulit juga merupakan kanker yang paling sedikit resiko kematiannya pada penderita, ini disebabkan karena kulit jarang dapat mencapai organ-organ vital seperti jantung, paru-paru, ginjal dan batang otak pada manusia.

Beberapa hal lain yang juga dapat menyebabkan kanker kulit, seperti tato, bahan kimia tertentu, seperti teknologi penyamakan, tempat tidur, atau penyakit tertentu. Peneliti mengungkapkan beberapa hal lain yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit seperti berikut ini.

- Lampu neon.
Lampu ramah lingkungan sebenarnya mengandung sinar ultraviolet. Tapi ini tidak menjadi masalah karena ada lapisan untuk bohlam. Meski begitu, jika ada lubang di lapisan tersebut, sinar UV bisa menerobos keluar. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa jenis lampu tertentu dapat menghasilkan sinar UV, meskipun tidak ada penelitian telah menemukan hubungan kanker kulit dengan lampu ini.

- Radiasi sebelumnya.
Kulit yang telah terkena radiasi atau terapi untuk beberapa jenis kanker lainnya memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker kulit. Demikian menurut American Cancer Society.

- Penyakit Parkinson.
Sebuah penelitian dalam Archives of Neurology menemukan bahwa pasien Parkinson memiliki risiko tinggi mengembangkan melanoma, salah satu bentuk kanker kulit. Penelitian menduga bahwa gen yang menyebabkan penyakit Parkinson dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

- Merokok.
Penelitian ini juga menemukan hubungan antara merokok dengan kanker kulit. Dua penelitian menemukan bahwa sel kanker kulit lebih menonjol pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok.

- Paparan bahan kimia.
Paparan bahan kimia dapat diperoleh dari pekerjaan atau tempat lain. Salah satunya adalah arsenik yang ditemukan dalam banyak pestisida pupuk industri, dan bahan kimia lain seperti parafin, tar, dan lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa bahan kimia dapat meningkatkan risiko kanker kulit non-melanoma.

- Mengemudi.
Penelitian menemukan kanker kulit lebih sering ditemukan pada sisi tubuh yang lebih sering terkena paparan sinar matahari saat mengemudi.

Lebih baik menghindari diri dari hal-hal yang dapat menyebabkan kanker kulit tersebut.

Sumber: Kompas

Kamis, 18 Juli 2013

Penuaan dan kanker kulit akibat Sinar Matahari

Penuaan dan kanker kulit akibat Sinar Matahari


Penuaan dan kanker kulit akibat Sinar Matahari

Penuaan dan kanker kulit akibat Sinar Matahari - Apakah Anda sering melihat bintik-bintik hitam kecokelatan di wajah? Ya, itu dinamakan bintik usia. Semua orang dapat memilikinya. Namun, bintik usia biasanya timbul ketika Anda berusia 40 tahun atau lebih. Seperti namanya, ini merupakan pertanda dari bertambahnya usia atau mungkin menjadi tanda dari timbulnya kanker kulit.

Deskripsi
Seperti dilansir Mayo clinic, bintik usia disebut juga dengan istilah bintik hati dan lentigo surya. Bintik-bintik ini tidak hanya muncul di bagian wajah saja, melainkan dapat timbul di bagian tubuh lain yang sering terkena paparan sinar matahari, misalnya bahu, lengan, tangan, dan punggung. Bentuk dan ukuran dari bintik usia sangat bervariasi dan biasanya bintik-bintik itu berwarna abu-abu, cokelat, atau hitam. Bintik usia bisa datar, namun bisa juga menonjol karena tak jarang bintik-bintik ini muncul secara berkelompok.

Gejala
Bintik usia tidak menimbulkan gejala apa pun. Sebab, semua orang yang sudah berusia 40 tahun ke atas pasti memiliki bintik usia di bagian tubuhnya, terutama di wajah. Namun, apabila bintik-bintik yang muncul di tubuh Anda disertai dengan rasa gatal, bisa jadi itu merupakan tanda dari penyakit kanker kulit.

Penyebab
Bintik usia terutama disebabkan oleh paparan sinar matahari yang mengandung sinar ultraviolet (UV) yang dapat mempercepat produksi melanin. Pada area kulit yang sering terkena paparan sinar matahari, bintik usia dapat muncul ketika melanin dihasilkan dalam konsentrasi yang sangat tinggi. Selain itu, pertambahan usia juga dapat menyebabkan produksi melanin bertambah. Namun, faktor genetik dari tiap manusia juga ikut memainkan peran untuk perkembangan bintik usia. Meskipun semua orang dapat memiliki bintik usia, namun Anda lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi tersebut jika Anda memiliki kulit berwarna terang.

Pengobatan
Bintik usia sebenarnya bukan penyakit melainkan menjadi tanda penuaan. Namun, bintik usia bisa timbul dan menjadi tanda dari pertumbuhan sel kanker, salah satunya melanoma, salah satu bentuk serius dari kanker kulit. Anda bisa meminimalisir bintik usia dengan cara menghindari paparan sinar matahari dan menggunakan tabir surya. Hal ini menjadi cara termudah untuk selalu menjaga penampilan kulit Anda dan menghindari timbulnya bintik-bintik pada kulit.

Namun, Anda dapat meminimalisir timbulnya bintik-bintik Penuaan dan kanker kulit akibat Sinar Matahari pada bagian tubuh dengan melakukan beberapa hal sederhana seperti:

  • Menghindari paparan sinar matahari, khususnya pukul 10 pagi sampai 4 sore. Sebab, pada jam tersebut, sinar matahari sangat tajam dan dapat menimbulkan kerusakan kulit.

  • Menggunakan tabir surya secara teratur. Anda harus menggunakannya sekitar 15 menit sampai 30 menit sebelum terkena paparan sinar matahari. Tabir surya yang Anda gunakan harus memberikan perlindungan dari UVA dan UVB dan memiliki faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 15. Anda harus menggunakannya setiap 2 sampai 3 jam sekali.

  • Menggunakan barang-barang yang dapat menutupi tubuh dari paparan sinar matahari, seperti topi, kacamata hitam, dan lain sebagainya.


Penuaan dan kanker kulit akibat Sinar Matahari

Sumber: Health Liputan6